Minimal 3 tahun pengalaman sebagai Kepala Operasional Cabang di Industri Perbankan.
Mahir berbahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan.
Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko minimal Level 4.
Memiliki pengetahuan yang baik tentang perbankan, baik operasional maupun operasional bisnis.
Lebih disukai, memiliki pengalaman bekerja di Cabang Semarang.
Tanggung Jawab:
Melakukan absensi BISILK untuk pelaporan posisi keuangan.
Mengirimkan laporan proyeksi melalui BISILK untuk bulan berikutnya (H+1).
Memeriksa dan menghitung kunci uji untuk transaksi RTGS (Real-Time Gross Settlement).
Menandatangani cek dan Bilyet Giro untuk penarikan ke bank terkait dan Bank Indonesia.
Melaporkan transaksi dengan nilai nominal melebihi Rp 50 juta.
Mengirimkan laporan sistem pembayaran bulanan (volume transaksi dan nominal untuk Cabang Semarang) ke Bank Indonesia.
Menyiapkan laporan triwulanan tentang jumlah dan nilai nominal transaksi penarikan Rupiah nasabah untuk Bank Indonesia.
Melaksanakan transaksi kelompok fokus untuk mengelola likuiditas kas di teller.
Menerbitkan surat kuasa kepada vendor untuk layanan pengiriman dan pengumpulan kas.
Menyiapkan laporan kas harian untuk teller dan memastikan keseimbangan antara sistem dan brankas (khasanah).
Memantau penerimaan kas dari pelanggan.
Memantau dan memproses penempatan ke bank koresponden atau kelompok fokus terkait likuiditas kas dalam kaitannya dengan batas asuransi.
Memeriksa keamanan kantor (pencurian, kerusakan, dll.) di awal dan akhir setiap hari kerja.
Memantau laporan status transaksi harian (Pembukaan/Penutupan) dan status Zona Terbuka ke Kantor Pusat (KPO) dan Bank Indonesia.
Memantau kehadiran staf dan karyawan di Cabang Semarang.
Mengawasi dan mengontrol semua aktivitas operasional dan transaksi di Cabang Semarang (Layanan Pelanggan, Teller, dan Back Office) untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan Bank dan Bank Indonesia.
Memastikan pengembalian (tolakan) masuk dan keluar diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Mengawasi dan mengontrol semua laporan operasional yang diajukan setiap hari, mingguan, dan bulanan.
Memberikan otorisasi transaksi operasional untuk Cabang Semarang (bertindak sebagai Pembuat dan Pemeriksa).
Memantau pembukaan rekening sesuai dengan SOP dan peraturan AML/CFT (APU-PPT).
Memverifikasi bahwa dokumen transaksi sesuai dengan data yang tercatat dalam sistem.
Memantau dan mencadangkan CCTV selama jam operasional dan memastikan semua peralatan pendukung operasional lainnya berfungsi dengan benar.
Mengelola cadangan dana awal untuk transaksi operasional Bank.
Memantau dan mengevaluasi kinerja staf Cabang Semarang dan pencapaian cabang secara keseluruhan.
Memastikan semua transaksi operasional harian (CS, Teller, BO) dan semua masalah yang tertunda dari hari-hari sebelumnya diselesaikan sepenuhnya.
Pengalaman minimal 5 tahun sebagai Manajer Cabang di Industri Perbankan.
Mahir berbahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan.
Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko minimal Level 5.
Mahir dalam analisis, komunikasi, negosiasi, dan keterampilan interpersonal.
Berorientasi pada hasil.
Memiliki pengetahuan yang baik tentang perbankan, akuntansi, dan manajemen.
Diutamakan, memiliki pengalaman bekerja di Cabang Semarang.
Tanggung Jawab:
Melakukan perencanaan dan penganggaran yang dialokasikan untuk pencapaian hasil Cabang.
Memantau seluruh karyawan di Kantor Cabang.
Memantau piutang yang jatuh tempo.
Mengelola dan meningkatkan pencapaian Kantor Cabang sesuai dengan rencana dan anggaran, serta mematuhi peraturan dan perubahan yang berlaku.
Mengkomunikasikan rencana kerja dan mengarahkan seluruh karyawan Kantor Cabang dan sub-cabang di bawahnya untuk mendukung dan mencapai rencana kerja.
Bersama tim pemasaran, promosikan produk Bank SBI Indonesia agar dapat menarik pelanggan baru, mempertahankan dan meningkatkan jumlah pelanggan yang sudah ada, baik secara nominal maupun jumlah rekening.
Analisis dan rekomendasikan kepada Direksi dan komite kredit terkait hasil analisis permohonan atau perpanjangan pinjaman.
Mitigasi risiko kredit dengan menjaga dan memantau pencairan, penggunaan fasilitas kredit, dan mengoptimalkan penagihan kredit macet (jika ada).
Pantau dan evaluasi kinerja Kantor Cabang, baik staf maupun karyawan, serta pencapaian mereka.
Pantau laporan pipeline mingguan untuk transaksi pendanaan dan pinjaman kepada pihak terkait.
Buat Laporan Kinerja Cabang Tahunan untuk rapat kerja tahunan.